ABSTRAK
MEMBACA
INTENSIF DAN EKSTENSIF
Slamet
Widodo
(A310120177)
Program
Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas
Muhammadiyah Surakarta
Membaca merupakan suatu keterampilan berbahasa. Dalam Dictionary of Reading (1983:160) membaca
Intensif adalah program kegiatan membaca yang dilakukan secara seksama. Membaca
intensif dibagi menjadi dua yaitu membaca telaah isi ( Content Study Reading) dan membaca telaah bahasa (Linguistics Study Reading). Membaca
telaah isi adalah suatu kegiatan membaca secara seksama yang bertujuan untuk
memahami detail-detail gagasan yang terdapat dalam teks. Membaca telaah bahasa
adalah suatu kegiatan membaca yang dilihat dari segi keserasian antara isi dan
bahasa. Kemudian membaca telaah isi dibagi menjadi empat yaitu membaca teliti (Close Reading), membaca pemahaman (Reading for Understanding), membaca
kritis (Critical Reading), membaca ide
(Reading for Ideas). Membaca telaah
bahasa dibagi menjadi dua yaitu membaca bahasa (Language Reading) dan membaca telaah sastra (Literary Reading). Sedangkan membaca ekstensif dalam Dictionary of Reading adalah proses
membaca yang dilakukukan secara luas. Membaca ekstensif dibagi menjadi tiga
yaitu membaca survei (Survey Reading),
membaca sekilas (Skimming), membaca dangkal (Superficial
Reading). Membaca survei adalah suatu kegiatan membaca perihal ikhwal isi
atau mengetahui gambaran secara umum. Membaca sekilas adalah suatu proses yang
membuat mata kita bergerak dengan cepat melihat dan memperhatikan bahan
tertulis untuk mencari dan mendapatkan informasi secara cepat (Tarigan,
1990:32). Membaca dangkal adalah suatu
kegiatan membaca untuk memperoleh suatu yang dangkal. Adapun tujuan membaca
intensif dan ekstensif adalah agar mahasiswa sadar akan pentingnya membaca
intensif dan ekstensif guna memahami isi secara umum, mengetahui segala
informasi secara mendalam, memperoleh bahan bacaan yang diperlukan secara cepat
dan mahasiswa dapat menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang
digunakan dalan membaca intensif dan ekstensif yaitu dosen memberikan selebar
kepada mahasiswa kemudian diminta membaca dan mengidentifikasi ke dalam membaca
intensif dan ekstensif. Setelah itu, mahasiswa mempresentasikan hasilnya.
Setelah melakukan teknik membaca intensif dan ekstensif, mahasiswa dapat
memahami isi secara umum, mengetahui informasi secara mendalam, dan memperoleh
bahan bacaan secara cepat.
Kata kunci: Membaca
intensif, telaah isi, telaah bahasa, ekstensif, survei, sekilas, dan dangkal.
Judul asli: Membaca
Intensif dan Ekstensif
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking